Solskjaer Kembali Buka “Sekolah Lama” Manchester United

Pemain jebolan akademi Manchester United Jesse Lingard mengatakan, manajer interim Ole Gunnar Solskjaer dan asistennya Mike Phelan sudah membawa kembali “sekolah lama” Manchester United.

Solskjaer adalah pemian favorit penggemar di Old Trafford. Ia kembali ke klub pada bulan Desember lalu untuk menggantikan Jose Mourinho yang dipecat. Posisinya masih manajer sementara.

Klub berjuluk Setan Merah itu sudah kehabisan kesabaran pada Mourinho setelah menelan kekalahan 1-3 dari rival abadinya Liverpool.

Di mata beberapa suporter – soal pemecatannya — sudah lama terjadi, karena penampilan kurang mengibur United di lapangan, dan melaporkan ada ketidakharmonisan di ruang ganti pemain.

Namun, Solskjaer telah membuat dampak yang luar biasa. Ia memenangkan sembilan dan sekali imbang dari 10 pertandingannya yang sudah dilakoninya pada semua kompetisi.

Sementara itu langkah pragmatisme ala Mourinho telah membuat orang-orang seperti Paul Pogba, Marcus Rashford dan Anthony Martial tidak bisa berkembang di klub.

Kini Phelan, yang dulunya juga menjabat sebagai asisten Alex Ferguson, kembali bersama Solskjaer, dan bersama-sama Lingard berpikir mereka telah menghidupkan kembali United.

“Solskjaer dan Mike Phelan telah membawa kembali sekolah tua Manchester United,” kata Lingard kepada Daily Mail.

“Mereka tahu liga dan klub luar dalam. Jadi untuk meneruskan itu dan membuat kami bermain bagaimana bisa tampil sempurna.”

“Solskjaer melakukannya dengan sangat baik. Tidak ada yang bisa menyalahkannya. Dia telah melakukan banyak hal. Tetapi dia sudah tahu apa yang dia lakukan ketika dia masuk. Dia mendapat para pemain yang langsung mendukungnya.”

“Dia memberi tahu kami ada harapan besar dan tekanan di klub ini, tetapi kami harus menghadapinya dan bermain seperti tim United yang sebenarnya.”

“Kami akan menantang untuk gelar musim depan jika kami melanjutkan bagaimana kami sekarang. Kami kembali ke dasar dan memenangkan pertandingan dengan mengumpulkan hasil atau mencetak banyak gol. Selama kami memenangkan pertandingan, itu saja yang penting.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *